Gama Multi Group Tingkatkan Kuantitas dan Kualitas Produksi Early Warning System  
Jumat, 16 Juni 2017 - 10:42:20 WIB  



Bencana longsor menjadi tiga bencana alam yang paling sering terjadi di Indonesia sepanjang tahun 2016 menurut data BNPB. Hampir sepertiga dari seluruh korban jiwa bencana alam di Indonesia sepanjang tahun 2016 merupakan korban tanah longsor. Berangkat dari keprihatinan ini, BNPB menggandeng UGM dan Gama Multi untuk bersama-sama berupaya mengurangi risiko bencana tanah longsor. Peningkatan upaya ini dilakukan dengan cara meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat melalui penerapan sistem peringatan dini.

UGM bersama BNPB mengadakan penandatanganan kembali kerjasama penerapan sistem peringatan dini pada hari Kamis, 15 Juni 2017. Penandatanganan yang dilakukan di Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada ini, dihadiri oleh pihak UGM yang didukung oleh Gama Multi Group dan Pusat Unggulan & Inovasi Teknologi Kebencanaan (GAMA-InaTEK) UGM. Karena banyaknya permintaan untuk pemasangan sistem peringatan dini gerakan tanah tersebut di berbagai daerah, Gama Multi Group yang dipercaya oleh UGM dan BNPB sebagai produsen alat EWS (Early Warning System), semakin memperbanyak jumlah produksi agar kebutuhan dalam negeri tercukupi. Gama Multi Group, dalam hal ini Gama Konsultan, membantu meng-skill up peralatan EWS tersebut agar dapat diproduksi secara massal. Selain kuantitas, Gama Multi Group juga meningkatkan kualitas produk EWS agar produk tersebut menjadi lebih akurat, lebih mudah dan lebih canggih baik dari segi penggunaan,hasil maupun sisi manfaatnya.

Hadir di dalam penandatanganan kerjasama tersebut, Direktur Kesiapsiagaan BNPB, Medi Herlianto, Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Alumni yang diwakili oleh Ir. Muhammad Waziz Wildan, M.Sc., Ph.D. sebagai pelaksana tugas Dekan Fakultas Teknik UGM, didampingi oleh Prof. Bambang Agus Kironoto - Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset dan SDM, serta Manager Gama Konsultan, Slamet Sudjarwo, ST. Ars., perwakilan dari Gama Multi Group.

Dalam sambutannya, Ir. Medi Herlianto, CES., MM. menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini, BNPB berupaya menurunkan indeks risiko bencana Indonesia. Fokus penerapan 24 sistem peringatan dini gerakan tanah pada tahun 2017 adalah di 4 daerah perbatasan/terluar, 4 daerah tertinggal dan 16 daerah pariwisata yang tersebar di seluruh Indonesia. BNPB berharap agar upaya ini juga diikuti oleh BPBD dan pemangku kepentingan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam rangka pengurangan risiko bencana di daerahnya. Untuk mendukung upaya ini, BNPB dan UGM juga mengadakan acara sosialisasi pada bulan Juli 2017 di Bali, kepada BPBD yang akan terlibat.

Selanjutnya Plt. Dekan Fakultas Teknik UGM juga menyampaikan ungkapan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan BNPB terhadap penggunaan produk-produk penelitian antar disiplin di bidang kebencanaan yang telah dibangun Fakultas Teknik UGM. Diharapkan inovasi teknologi di bidang kebencanaan terus dikembangkan dan dapat diaplikasikan di dalam dan luar negeri. Dan kerjasama ini merupakan wujud peran aktif UGM dalam pengurangan risiko bencana di Indonesia. Pada tahap selanjutnya, UGM berencana akan membangun teaching industry yang mengintegrasikan inovasi teknologi hingga manufaktur.

Menilik sejarah terciptanya alat-alat deteksi dini gerakan tanah oleh UGM telah dimulai sejak tahun 2007-2008, dimana Bakornas-PB waktu itu (saat ini menjadi BNPB) dan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) ikut membidani lahirnya generasi pertama sistem peringatan dini sederhana buatan UGM yang dipasang di Kabupaten Banjarnegara, Situbondo dan Karanganyar. Pada tahun 2014, sistem peringatan dini bencana longsor yang dikembangkan BNPB dan UGM sudah dituangkan dalam Standar Nasional Indonesia (SNI).

Hingga pada tahun 2018 nanti, EWS akan diundang menjadi standar ISO di Sidney-Australia. Berita ini cukup menggembirakan mengingat ini adalah ISO pertama yang diajukan oleh negara berkembang di bidang kebencanaan. Dengan adanya kerjasama yang berkelanjutan ini, Gama Multi Group semakin berpengalaman dalam memproduksi EWS, tentunya dengan fitur-fitur yang semakin berkembang. Hal ini menjadi kontribusi nyata Gama Multi Group dalam memberikan rasa aman dan berdamai dengan bencana bagi bangsa Indonesia.(pink)


  •