Gama Wisata Luncurkan Wisata Gerobak Sapi  
Kamis, 30 April 2015 - 15:28:56 WIB  



Dalam rangka pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat serta penyediaan alternatif kegiatan wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta, Gama Wisata bersama Omah Teh Kalasan dan Paguyuban Gerobak Sapi Makarti Roso Manunggal serta warga masyarakat dusun Samodaran, Purwomartani, Kalasan telah meresmikan Wisata Gerobak Sapi pada tanggal 29 April 2015 di Omah Teh Kalasan.

Wisata Gerobak Sapi memadukan konsep batu, air dan tanah, dimana wisata ini dibuat agar kita sebagai manusia lebih menghargai dan mencintai batu, air dan tanah sebagai salah satu factor utama kehidupan di bumi. Paket Wisata ini akan membawa para turis, untuk mengunjungi Candi Sambisari, Omah Teh Kalasan, Candi Sari dan sebagainya menelusuri jalan sungai, selokan mataram.

Peresmian wisata tersebut dilakukan secara langsung oleh Gusti Kanjeng Ratu Hemas pada pukul 09.00 WIB. Dalam sambutannya, Ratu Hemas mengatakan bahwa wisata ini memiliki ciri khas tersendiri yang secara langsung ikut membantu mempromosikan candi-candi yang ada di kabupaten Sleman. Candi Sari dan candi-candi di sekitarnya terpilih sebagai tujuan kunjungan wisata ini karena candi-candi tersebut merupakan candi marginal yang tidak banyak dikenal orang, padahal candi tersebut juga memiliki nilai history yang sama dengan candi-candi pada umumnya yang telah dikenal orang. Sebagai contoh Candi Sari, merupakan orientasi spiritual budhisme yang satu rangkaian dengan candi kalasan, dahulu Candi Sari adalah tempat untuk mendata seluruh tanaman di lingkungan masyarakt sekitar yang kemudian dilaporkan ke Candi Ratu Boko.

GKR Hemas berharap ke depannya Wisata Gerobak Sapi ini dapat mendunia, bukan hanya diperuntukan bagi masyarakat Yogyakarta, masyarakat Indonesia, tetapi juga untuk dunia. Selain itu, wisata ini nantinya dapat meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. GKR Hemas memberikan apresiasi kepada Gama Wisata, karena telah dengan semangatnya mendorong kegiatan promosi candi-candi marginal yang berada di Sleman. Tidak lupa juga ucapan terimakasih diberikan kepada seluruh warga masyarakat setempat atas inisiatifnya untuk menggerakan Wisata Gerobak Sapi ini dalam rangka meningkatkan perekonomian desa.

Selain GKR. Hemas, turut hadir dalam peresmian Wisata Gerobak Sapi ini Wakil Bupati Sleman, Kapolsek Kalasan, Camat, Lurah, Dukuh dan seluruh masyarakat dusun Samodaran, Purwomartani, Kalasan.

Sambutan lainnya diberikan oleh Wakil Bupati Sleman, Yuni Satia Rahayu, dimana dalam sambutannya, Yuni meminta dukungan dan nasihat dari pihak-pihak terkait mengenai seluruh aktivitas di Omah Teh dan gerobak gerobak sapi tersebut agar nantinya bisa ditambahkan fitur-fitur yang semakin menarik perhatian para turis. Hingga saat ini terdapat kurang lebih 200 gerobak sapi yang dapat digunakan untuk paket wisata ini.

Diharapkan paket Wisata Gerobak Sapi ini dapat berjalan dengan baik dan bisa menjadi pilihan alternative bagi siapapun yang berkunjung ke Yogyakarta. Tidak hanya bertamasya ke candi-candi besar, tetapi juga dapat mengunjungi candi-candi kecil dengan menelusuri selokan (sungai) mataram, dan sawah-sawah, tentunya dengan menggunakan transportasi gerobak sapi. Kegiatan ini juga sangat bagus untuk memberdayakan kaum muda di  dusun Samodaran, Purwomartani, Kalasan, hingga pemuda dan pemudi lingkungan setempat menjadi lebih kreatif lagi.

Ucapkan terimakasih pun terus mengalir kepada Gama Wisata yang telah memasarkan wisata ini, karena dengan demikian Gama Wisata ikut melestarikan kebudayaan Yogyakarta, budaya tani, kearifan local yang luar biasa. (indah)

 

 


  •